Friday, July 4, 2014

Tulisan Basi (Untuk Yang Antipati)

Jujur, tanganku masih gatel buat ngetik.
Tulisannya mungkin identik, sedikit mengkritik, tanpa niat yang picik.
Ini bukan puisi, sajak, atau pantun, tapi mungkin bisa membuatmu sedikit tersenyum santun.

Tentang ketidaksabaranku menunggu tanggal sembilan Juli,
biar nggak ada lagi caci-maki menghujani BBM, Twitter, Facebook, dan mungkin note ini.

Sudah pasti pilihan kita beda.
Pacarmu pilihanmu, pacarku pilihanku. Istriku pilihanku, istrimu pilihanmu.
Capresku capres pilihanku, capresmu capres pilihanmu, 
mungkin juga paksaan bosmu, Harry Tanu (oe).

Nggak perlu teriak sinting, maling, anjing, kalau ternyata cerminmu tak terpasang di dinding. Apa kamu punya cermin?
Nggak perlu nuduh lawan komunis kalau sebenarnya kamu lebih bengis. Miris.
Nggak perlu nuduh pencitraan kalau sebenarnya lima tahun terakhir kamu terus-terusan ngiklan.
Nggak perlu sok-sokan tegas kalau sebenarnya kamu ganas beringas.

Terimakasih,
Saya dari awalnya dan #AkhirnyaMilihJokowi
bukan karena iming-iming materi, ini masalah nurani

Tulisan ini bukan untuk membuatmu pindah haluan,
tapi untuk memberikan pertimbangan buatmu sebelum mengambil keputusan.

Siapapun nanti, yang memimpin negeri ini,
kalaupun kalah, kita tetap dukung yang menang - itu pasti,
kalau menang, kita bisa sedikit berbangga hati,
karena setidaknya kita turut andil dalam pilpres kali ini.

Tidak hanya diam.

Tidak hanya menuduh orang lain berisik.
Tidak hanya menuduh orang lain sok ngerti politik.

Titik.

Friday, June 27, 2014

Semuanya Akan Kembali Seperti Biasa. Semoga.

Selamat pagi.

Sebelumnya saya minta maaf kalau akhir-akhir ini jadi rajin nulis. Berdasarkan pengalaman sih, saya rajin nulis hanya jika dua kondisi ini terjadi: satu, lagi gelisah, dua, lagi nggak punya duit. Kali ini dua-duanya terjadi. Eits- bukannya ngeluh, Boss. Kalau saya bilang 'akhir-akhir ini', berarti saya sudah nggak rajin nulis dalam waktu yang cukup lama, yang artinya saya nggak gelisah dan punya banyak duit cukup lama. Alhamdulillah. Saya bahagia dan kaya.

Cukup mukadimahnya.

Apa lagi yang saya tulis kalau bukan soal capres? Yang bosan dengan tulisan saya (yang baru 2 artikel) tentang capres, mending stop disini bacanya, jangan dilanjutin.

Saya nggak akan membahasa capres no. 1 atau no. 2 kok, tapi lebih ke 'kita'-nya. Ya, kita. Calon pemilih di pilpres 9 Juli nanti. Yang udah mutusin buat golput, stop disini aja bacanya ya, jangan dilanjutin. Percuma, Tong... Toh lu juga kagak bakalan milih. Turut berduka cita buat para 'golputers' atas ketidakpedulian dan ke-kurangpintaraan mereka.

Seperti yang kita tahu, pendukung masing-masing capres 'saling serang' di hampir semua media, baik itu sosmed, cetak, sampai TV. Baik pendukungnya si ini dan si itu nggak mau kalah. Si ini punya bukti ini, si itu membantah dengan bukti itu. Ini itu ini itu tanpa melihat dulu, karena sepertinya mereka sudah sama-sama buta dan lupa, kalau sebenarnya mereka sama-sama orang Indonesia, yang pada akhirnya harus bersatu membela negaranya.

Pertanyaannya, setelah 9 Juli nanti, siapapun pemenangnya, mau jadi apa kita? Apakah akan tetap saling lempar 'status sinis' kepada (orang yang sebelum pilpres adalah) teman-teman kita sendiri? Apakah kita akan tetap menganggap teman yang beda pilihan dengan kita adalah 'kawan tersesat' yang harus diluruskan jalannya dengan segala cara? Semoga tidak. Siapapun yang menang nanti, apakah itu capres-mu atau capres-ku, kita harus tetep kerja, cari duit. Kita nggak akan dapat rejeki nomplok dari pemenang pilpres. Kita nggak akan mungkin langsung naik jabatan kalau capres pilihan kita menang. Setelah pilpres, semuanya akan berjalan seperti biasa. Semoga.

Untungnya, besok sudah masuk bulan Puasa. Mungkin dengan berpuasa, pikiran-pikiran buruk, cacian, sinisme, sarkasme, dan hal-hal negatif lain bisa kita kurangi. Sudahlah, kalau memang niat dan ingin menunjukkan dukungan kepada capres pilihanmu, mbok ya tunjukkin sisi positifnya aja, tanpa lempar yang negatif ke 'kubu' lawan. Saya, jujur, mungkin secara sengaja atau nggak sudah menyerang capres yang bukan pilihan saya dan para pendukungnya. Tapi, jujur (lagi), serangan saya itu lebih ke 'counter-attack' karena saya merasa diserang lebih dulu. Jadi cukup lah. Semuanya akan terjawab kurang dari dua minggu lagi.

Dukung capres pilihanmu dengan kreatif, buka pikiran biar bisa #Mikir.

Salam damai. Salam dua jari.

Monday, June 23, 2014

Jokowi Itu Cuma BONEKA!

Semalam saat acara debat capres 3 ditayangkan di TV, saya sempat BBM-an dengan seorang teman. Seperti ini:


Dari situ saya simpulkan, bahwa teman saya ini memilih untuk mendukung Prahara karena:
1. Jokowi adalah capres BONEKA-nya Megawati.
2. Jokowi adalah pemimpin abal-abal/instan, belum selesai bekerja sebagai gubernur, sudah jadi capres.

Oke, sekarang saya akan coba jawab, siapa tahu bisa membuka pikiran (termasuk siapapun yang membaca ini). :)

Kebanyakan orang berpikir, Jokowi maju jadi capres karena dia 'dikendalikan' layaknya boneka dari balik layar oleh Megawati, yang adalah Ketua Umum PDI-Perjuangan. Tapi di debat capres 2 yang lalu, Jokowi dengan tegas menyatakan bahwa dia hanya "Tunduk pada konstitusi dan Kedaulatan Rakyat". Megawati sendiri juga membantah bahwa Jokowi bukan capres Boneka (Baca di sini: http://bit.ly/V3BdgH). 

Selain itu, di debat capres-cawapres 1, kalau sampeyan semua masih ingat, Jokowi bilang, "Calon Presiden tidak harus ketua umum Partai". Jokowi dipilih jadi capres PDI-P memang oleh Megawati, tapi sudah jelas yang namanya Partai/Organisasi, keputusan nggak diambil sepihak, melainkan keputusan banyak pihak, termasuk petinggi PDI-P yang lain. (Biar lebih jelas, baca ini >>> http://bit.ly/UxUF4F).

Alasan yang lain yang mementahkan pernyataan bahwa Jokowi adalah capres boneka adalah rekam jejaknya saat masih menjabat sebagai walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta. Saat masih jadi walikota Solo, Jokowi tidak didikte oleh petinggi PDI-P Solo, bahkan oleh Gubernur Jawa Tengah. Hal yang sama terjadi ketika Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, bisa dilihat dari cara Jokowi yang melakukan lelang jabatan untuk seseorang bisa menduduki posisi-posisi strategis di pemerintahan DKI Jakarta. Tidak ada satu kader PDI-P pun yang dapat jabatan di DKI selama Jokowi menjabat. Lelang jabatan itu dilakukan dengan memilih orang-orang yang benar-benar berkompeten. Masih dianggap boneka? :) (Baca nih >>> http://bit.ly/1ji8tcD).

Prabowo sendiri di tahun 2009 mengaku bahwa dia adalah WAYANG adiknya. Beda BONEKA sama WAYANG apa ya?

Ditambah lagi, menjadi walikota terbaik ke-3 di DUNIA dan masuk ke dalam 50 Pemimpin Terhebat versi majalah internasional FORTUNE adalah hal yang luar biasa untuk seseorang yang dianggap 'boneka'. :)

“Komitmen dan kepatuhannya kepada konstitusi, menunjukkan betapa pahamnya Jokowi pada sistem tata negara yang tidak mengenal istilah capres boneka” - Poempida Hidayatullah (Politisi Partai Golkar, Partai koalisi Gerindra)
Selanjutnya, Jokowi adalah Capres instan/abal-abal? Yakin lu, Tong?

Lihat lagi track record-nya Om Joko.
1. Jadi Walikota Solo Periode 1.
2. Jadi Walikota Solo Periode 2 (Menang Pemilihan dengan 91% suara TANPA KAMPANYE).
3. Jadi Gubernur DKI Jakarta.

Terus yang bilang Jokowi kerjaannya belum selesai di Jakarta, saya tanya: Lu hidup di Jakarta kagak? Karena, menurut mereka yang tinggal di Jakarta, ada banyak perubahan positif yang terjadi di Jakarta setelah Jokowi menjadi Gubernur:
1. Waduk Pluit yang semula kumuh dikeruk dan fungsinya menjadi taman kota sekaligus waduk penanganan banjir.
2. Waduk Ria-Rio yang semula kotor, tidak terawat, dan dipenuhi enceng gondok, dibenahi dan dibuka kembali 26 September 2013. Dilengkapi dengan wifi gratis dan pohon baobab yang teduh, serta tanaman eksklusif di seluruh tamannya, Waduk Ria Rio berubah wujud menjadi tempat rekreasi warga Jakarta. (Password wifi gratisan di mari: pulomasjaya)
3. Baca disini aja deh lebih lengkap >>> http://bit.ly/1gPnG4A

Secara masa jabatan, memang tugas Jokowi belum selesai sebagai Gubernur Jakarta, tapi bukan berarti dia nggak bekerja, Tong. Kalau Jokowi yang sudah bekerja untuk rakyat selama 10 tahun terakhir dianggap karbitan dan instan, capres satunya lagi gimana? Apa prestasi Prabowo yang berdampak langsung untuk rakyat luas? Penculikan aktivis? Hehehehe.

Demikian 'pembelaan' saya atas tuduhan terhadap presiden saya, terutama untuk mereka yang jadi korban Tabloid Obor Rakyat dan Black Campaign semacamnya. Saya (akan) memilih Jokowi-JK secara ikhlas, dengan semua kelebihan dan kekurangan mereka. Jokowi-JK bukan tanpa cela, mereka juga punya kekurangan, kekurangan yang mampu ditutup oleh potensi dan kelebihan mereka.

Untuk yang meluangkan waktu membaca dan meng-klik semua link di artikel ini, terimakasih. Seperti pesan Cak Lontong, saya ingin mengajak anda untuk MIKIR.

Jaman demokrasi, kalau beda jangan sensi. Salam Dua Jari.

Thursday, June 19, 2014

Kenapa Saya Pilih ....?

Salam.

Akhir-akhir ini sering sekali saya update status atau menulis hal-hal yang berhubungan dengan pilpres di media sosial. Beberapa teman saya bahkan bertanya, setan apa yang sudah merasuki saya sampai sebegitu pedulinya dengan pilpres? Jawabannya sederhana tapi panjang.

Dari awal, saya bukan orang yang peduli dengan hiruk-pikuk politik tai asu dan semacamnya. Saya lebih suka main bola atau main game. Memang, bapak saya adalah pengurus (atau bahkan mungkin ketua, saya nggak tahu persis) salah satu partai politik di tingkat desa. Tapi bukan berarti beliau bisa memaksa saya untuk memilih parpol tertentu.

Tahun 2004, saya belum punya hak pilih karena belum cukup umur. Tahun 2009, bapak memaksa saya untuk memilih caleg dan parpol tertentu, yang akhirnya nggak saya pilih dan saya dimarahi. Waktu itu, saya memilih apa yang ingin saya pilih tanpa alasan spesifik. Pun untuk Pilpres yang dimenangkan SBY, saya nggak nyontreng apa yang 'diinstruksikan' bapak saya. Jelas, dari awal punya hak pilih saya nggak peduli dengan politik, yang penting bisa kerja, bisa ngajak pacar kencan, bisa main game, persetan dengan siapa presiden Indonesia. Tapi saya bukan golput. Pemilu tahun 2014, saya nggak peduli parpol mana atau siapa caleg yang menang. 

Semuanya berubah saat 2 calon presiden dan wakilnya resmi diumumkan KPU.

Saya pernah baca beberapa berita/artikel tentang Joko Widodo, jauh sebelum mobil EsemKa diberitakan. Saya juga pernah baca dan melihat berita di TV tentang Prabowo Subianto saat saya masih belum akil baligh, tahun 1998. Saya melihat kerusuhan 1998 lewat TV walaupun saat itu saya yang masih SD nggak terlalu mengerti pokok persoalannya.

Saya orang yang suka membaca, bahkan saat makan dan boker pun saya bawa bacaan, entah itu koran, majalah, dll. Tanya Ibu saya kalau nggak percaya. Dari rentang waktu saya belajar dan mulai suka membaca sampai sekarang, banyak hal yang saya ingat dari apa yang pernah saya baca. Dari situ, begitu 2 nama capres ini muncul, saya tahu siapa yang harus saya pilih.

Nggak perlu saya sebutkan siapa-siapa dan menyebutkan apa prestasinya dan lain-lain (mungkin untuk tulisan berikutnya kalau saya sempet nulis). Maksud saya menulis ini adalah untuk menjelaskan kenapa saya peduli dengan pilpres, dan kenapa saya getol menunjukkan dukungan saya kepada salah satu capres. Saya banyak mendapatkan informasi dan pengetahuan dari apa yang saya baca (dan kadang-kadang yang saya tonton di TV). Sumber bacaan dan tontonan saya pun bervariasi, kadang Media Indonesia kadang VivaNews, kadang MetroTV kadang TVOne, seringkali dari sumber lain yang netral.

Pesan saya buat "adik-adik" kelahiran '92 ke atas yang beda pilihan dengan saya, JANGAN BANYAK BICARA SEBELUM BANYAK MEMBACA. Menunjukkan dukungan ke salah satu capres haruslah dengan cara yang sopan dan berwibawa, seperti pesan capres-mu. Jangan sebaliknya. Atau jangan-jangan dukungan kalian cuma karena ikut-ikutan tanpa alasan dan hanya asal-asalan?

Sekian.

Note:
Saya bukan anggota tim sukses salah satu capres. Tulisan ini murni isi dari otak saya yang perlu saya keluarkan lewat tulisan.

Sunday, March 10, 2013

Jadi Begitu

Lama nggak bercerita.

Oke, mulai darimana? Oh- ya. Sekarang saya sudah nggak bekerja di Radio lagi. Lumayan lah, 3 tahun terakhir capek juga. Bukan apa-apa, saya memutuskan untuk menjalani cita-cita lama saya dari SMA, menjadi kuli tambang.

Kuli? Memang sih kedengarannya cukup nista. Weits! Nggak ada pekerjaan yang nista. Semua pekerjaan itu baik, kecuali mencuri, merampok, memperkosa, dan sejenisnya. Korupsi terutama. Oke, untuk lebih jelasnya, tentang bagaimana awalnya saya meninggalkan pekerjaan di Radio (yang sebenarnya sangat saya cintai) dan menjadi kuli tambang, saya akan mewawancarai diri saya sendiri.

Q : Halo, apa kabar, Virgo? Atau Igo?
A : Kabar baik, Alhamdulillah. Terserah mau panggil apa saja, asal jangan panggil saya Mbak.
Q : Jadi, kenapa anda memutuskan untuk berhenti bekerja di radio?
A : Sebenarnya, saya nggak ingin berhenti, nggak pernah. Hanya saja, hidup itu penuh kejutan. Bentuk kejutannya macam-macam. Mulai dari kabar, pengalaman, sampai kesempatan. Nah, yang saya temui adalah kejutan yang terakhir saya sebutkan tadi.
Q : Jadi, anda memutuskan untuk berhenti bekerja di radio karena ada kesempatan lain yang lebih bagus?
A : Lima puluh persen, ya. Lima puluh persen yang lain... Kamu pernah dengar comfort zone?
Q : Yang ada di iklan-iklan pembalut wanita?
A : Matamu! Comfort zone alias zona nyaman itu adalah saat kamu bekerja di satu tempat atau perusahaan, dan kamu menguasai, atau seenggaknya merasa menguasai dalam kasus saya, semua pekerjaan yang kita lakukan di perusahaan. Sehingga kita merasa nyaman, lama-lama demotivated alias nggak ada motivasi lagi. Stuck. Sejauh pengetahuan saya seperti itu sih. Nggak tahu kalau ada penjelasan lain tentang comfort zone.
Q : Anda merasa menguasai semua pekerjaan di perusahaan lama?
A : Sama sekali enggak. Masih banyak hal yang harus saya pelajari. Tapi, di kantor saya sebelumnya, di situlah saya banyak sekali belajar mulai dari A sampai Z. Saya sangat beruntung bekerja di tempat itu.
Q : Kesimpulannya adalah, anda memutuskan banting stir dari orang radio menjadi orang tambang karena ada kesempatan dan anda merasa terlalu nyaman dengan pekerjaan di radio?
A : Jangan menyimpulkan sesuatu sembarangan. Bukan begitu. Ah, saya jadi bingung kan? Nggak gitu. Jadi, jauh sebelum saya mendapat kesempatan untuk mencoba bekerja di radio saat masih kuliah sekitar 7 tahun lalu... 7 tahun. Damn. Tua juga ya... Nah, sebelum bekerja di radio pertama, saya punya cita-cita untuk bekerja di perusahaan pertambangan. Alasannya sederhana, saya melihat pakdhe saya cukup sukses bekerja di pertambangan. Terutama secara finansial. Sebelum lulus SMA, saya punya cita-cita untuk itu. Jadi anggap saja, keputusan yang saya ambil ini adalah bagian dari cita-cita hidup saya.
Q : Oke. Anda mata duitan juga rupanya?
A : Matamu lah... Siapa sih yang nggak butuh duit di dunia ini? Oke, kamu bisa bilang uang bukan segalanya, tapi- segalanya butuh uang? Memang, gaji, pendapatan finansial, juga menjadi pertimbangan saya untuk meninggalkan pekerjaan di radio. Tapi bukan berarti satu-satunya alasan saya adalah duit. Walaupun saya memang butuh duit buat biaya nikah akhir tahun ini.
Q : Anda curhat?
A : Nggak. Lu tanya, gua jawab. Cuk.
Q : Baiklah, walaupun alasan anda nggak begitu jelas. Anggap saja saya sudah mengerti. Pertanyaan berikutnya, apakah anda nyaman menjadi seorang kuli tambang?
A : Saya luruskan. Saya bukan kuli. Saya memang bekerja di bidang pertambangan, tapi saya bukan kulinya. Oke? Tapi nggak apalah kamu sebut kuli, yang penting gaji nggak kuli. Hmmm... Nggak terasa sudah satu bulan saya bekerja di kantor baru. Sejauh ini, cukup nyaman. Saya yang semula males buat hitung menghitung dan membuat formula-formula di Excel, menjadi sangat suka bermain Excel dan matematika. Menyenangkan, seperti main game. Saya merasa jadi insinyur. Hahaha
Q : Anda memang sombong atau pura-pura sombong?
A : Terserah penilaian orang.
Q : Apakah anda menyesal meninggalkan dunia radio dan menjadi kuli tambang seperti sekarang?
A : Saya nggak bilang meninggalkan dunia radio. Yang jelas ini adalah keputusan yang sudah saya ambil. Penyesalan hanya akan menendangmu ke jurang. Saya nggak menyesal. Di tempat dan bidang pekerjaan yang baru ini, saya menemukan banyak hal baru yang sama sekali belum pernah saya dapatkan sebelumnya. Yang paling menyenangkan adalah, saya bertemu dengan orang-orang dari belahan wilayah lain di Indonesia. Batak, Bugis, Banjar, Dayak. Semua suku ada di sini. Saya berkenalan dengan mereka, berteman dengan mereka, dan yang paling saya suka adalah mempelajari bahasa daerah mereka.
Q : Baik. Terimakasih atas waktunya.
A : Ya. Silahkan pergi.

- END -

Friday, January 18, 2013

Kumpulan Materi Siaran #2

Kumpulan materi siaran kedua yang saya posting di blog. Dibuang sayang. :)

Sleep Talk Recorder
Wajib nih buat yang penasaran dengan igauannya sendiri!
Mengigau atau ngelindur saat tidur adalah hal yang dialami banyak orang. Yang pasti, kita nggak pernah tahu apa yang kita omongin pas mengingau. Tapi sekarang, sudah ada satu aplikasi yang bisa dipakai untuk mengetahui apa yang kita katakan saat mengigau. Namanya adalah 'Sleep Talk Recorder' yang bisa merekam apapun yang orang katakan saat tertidur. Aplikasi ini pertama kali dirilis di Swedia  tahun 2010 dan sampai saat ini sudah didownload hampir 2 juta orang. Ide awal pembuatan aplikasi ini adalah saat pembuatnya sedang ngobrol dengan temannya tentang mimpi yang aneh. Lalu, mereka berpikir, ada nggak cara yang memungkinkan handphone untuk merekam igauan saat tidur?. Karena, belum ada mereka lalu membuat aplikasi yang bisa melakukan hal itu. 'Sleep Talk Recorder' bisa merekam dengan sangat jelas dan igauan itu juga bisa di share ke social media.  Yang sering ngigo soal mantan nggak usah download ye.. :p

Posisi Ngemil
Kalau suka tantangan, coba ngemil dengan posisi seperti anak ini. X)
Untuk beberapa orang, nggak ada camilan sama saja dengan kiamat. Pokoknya, camilan harus ada supaya lebih semangat (apalagi ngemil gingseng.. :p). Memang sih kebanyakan ngemil itu nggak baik karena bisa bikin berat badan naik, tapi ada cara supaya kita bisa menghindari kegemukan walaupun banyak ngemil. Salah satunya ada memilih posisi yang tepat. Jangan sampai kita ngemil saat nyetir mobil, nonton TV, atau pas lagi baca buku, karena ini bisa membuat kita lupa, sudah berapa banyak camilan yang kita makan. Posisi ngemil yang pas adalah duduk dengan benar, mengunyah pelan dan menikmati camilan itu. Kalau bisa ngemil sambil ngangkang juga boleh... Ngemil sambil pup juga oke kalau berani.

Olahraga Indoor
Nih, buat bahan olahraga lima jari!
Jogging adalah satu pilihan olahraga yang paling mudah dan disukai banyak orang. Tapi, belum lama ini satu penelitian menemukan kalau olahraga yang dilakukan di luar ruangan berbahaya untuk otak. Apalagi kalau jogging di trotoar yang ada di jalanan yang padat. Ilmuwan menemukan kalau tingkat polusi udara di kota mencegah orang  untuk bisa meningkatkan kerja otaknya secara maksimal, bisa mengurangi kemampuan menyerap informasi baru dan yang paling utama adalah kesehatan mental. Ilmuwan juga menemukan fakta kalau lebih tinggi tingkat polusi udara bisa menyebabkan kekuatan otak menurun untuk orang-orang di atas usia 50 tahun. Polusi udara sudah diperkirakan akan mengurangi harapan hidup setiap orang. Jadi kita disarankan untuk mengurangi aktivitas olahraga outdoor, terutama di  tempat yang banyak polusinya. Nggak masalah ya, paling juga lebih banyak yang suka olahraga indoor kok... COLI! (Cabang OLahraga LIma jari).

Putus Cinta? Bikin Video Yuk!
Nih, Ivory King dan Jonathan Mann. Bikin lagu pas putus trus di video. Narsis dan kreatif beda tipis! :D
Biasanya, saat putus dengan pasangan, kita pasti nggak pengen orang lain tahu. Beda dengan pasangan Jonathan Mann dan Ivory King, Hardrockers. Saat hubungan mereka berakhir, justru mereka membuat satu video musikal yang berjudul ‘We’ve Gotta Break Up’. Video ini adalah pengumuman putusnya mereka untuk sahabat-sahabat dan orang-orang terdekatnya. Dalam video ini terlihat Jonathan Mann dan Ivory King bernyanyi bergantian dan menceritakan kenapa mereka harus putus. Ternyata penyebabnya bukan karena orang ketiga, tapi karena Jonathan Mann ingin punya anak sedangkan Ivory King nggak mau. Video ini diupload ke youtube dan nggak sampai seminggu sudah dilihat 740 ribu orang. Jonathan Mann dan Ivory King bilang mereka ingin menyampaikan kalau perpisahan itu bukan akhir segalanya dan mereka masih saling menghormati. Boleh ditiru nih... Daripada putus cinta hanya buat sedih-sedih dan nangis, kan bisa bikin video seperti itu... Lebih kreatif. Apalagi video 3GP... #eh

Wednesday, January 9, 2013

Kumpulan Materi Siaran #1

Hola! Setelah sekian lama akhirnya punya kesempatan untuk membuat posting baru di blog ini! Sudah lama sekali rasanya, ibarat toilet umum di tengah hutan, blog ini menunggu orang nyasar dan memakainya.

Oke, sebenarnya ide buat posting blog ini adalah hasil obrolan iseng saya dengan si operator berinisial GS (Gantungan Sepatu alias @ganissastra) yang melihat saya bikin materi siaran. Dia bilang, "Sayang banget kalau materi siaran yang lo bikin susah-susah kaya' gini dibuang. Mending lo posting aja di blog!". Brilliant! Karena itu mulai hari ini dan seterusnya (kalau sempet) saya akan memposting beberapa materi siaran pilihan yang, siapa tahu, bisa bermanfaat untuk orang yang membacanya... Er- dan tentu saja untuk yang kurang beruntung karena nggak bisa denger saya siaran. #Eaaaaa

Hotel Garam di Bolivia
Penampakan hotel garam Palacio d Sal. Jangan maen jilat!
Hardrockers pasti nggak pernah membayangkan menginap di hotel yang seluruh bagiannya terbuat dari garam. Tapi hotel seperti ini memang benar-benar ada, yaitu hotel Palacio d Sal di Salar de Uyuni, Bolivia. Semua dinding di hotel ini terbuat dari balok-balok garam berukuran 35 sentimeter. Bahkan kolam renang, kursi ruang makan, dan padang golf dengan sembilan lubang, semuanya terbuat dari garam. Hotel ini dibangun dari dua tahun lalu, setelah sempat dibatalkan di tahun 2002, pembuatannya membutuhkan 10 ribu ton garam. Kapasitas dari hotel garam di Bolivia ini adalah 24 kamar, atau 48 pengunjung dalam waktu bersamaan. Biaya menginapnya sekitar 130 US Dollar atau 1 juta rupiah per malam. Satu aturannya kalau menginap di hotel ini, Hardrockers... Jangan main jilat kalau nggak mau kehausan.


(Ber)gaya Hidup Sehat
Mau cantik kaya' Mbak ini? Banyakin makan nanas, tanpa mengupas kulitnya.
Hidup dengan gaya hidup sehat nggak harus menyiksa diri sendiri dengan menguras kantong, karena sekarang ini sering sekali secara nggak sadar kita menerapkan hidup hedonis dan menyiksa diri sendri dengan diet atau semacam lainnya.  Untuk mengubah kebiasaan buruk kita menjadi baik ada yang sehat beberapa cara yang bisa kita praktekkan, Hardrockers. Salah satunya adalah diet yang seimbang. Makan lebih banyak buah dan sayuran, lalu mengurangi makanan dengan kadar gula tinggi.  Hal lain yang harus dilakukan adalah olahraga, yang bisa membuat kita merasa lebih baik dan termotivasi menerapkan gaya hidup yang lebih baik. Nggak perlu mahal untuk sehat, yang penting niat aja...


Lebih Baik Setia (Edisi Sok Bijak)
Ekspresi orang selingkuh kadang mirip sama ekspresi orang kabur dari debt collector!
Yang namanya selingkuh, yang sering dituduh menjadi aktor utamanya pasti adalah yang laki-laki. Karena bagaimanapun, laki-laki sudah mendapat cap sebagai buaya. Sebenarnya, soal selingkuh ini, laki-laki dan perempuan punya peluang yang sama untuk melakukannya, Hardrockers. Ada beberapa hal yang menyebabkan selingkuh, yang paling umum sebenarnya nggak ada hubungannya dengan laki-laki atau perempuan yang menjadi selingkuhan, tapi lebih karena dorongan naluri atau kekuatan alami manusia yang selalu mencari hal-hal yang baru. Yang lebih buruk lagi, ada orang yang selingkuh hanya untuk bersenang-senang atau untuk gaya-gayaan. Kalau laki-laki, mereka berharap mendapat pujian sebagai laki-laki jantan, sedangkan perempuan ingin dianggap kalau mereka adalah orang yang menarik dan mampu mendapatkan laki-laki manapun. Tapi apapun alasannya, yang namanya selingkuh tetap aja selingkuh. Nggak ada baik-baiknya... Lebih baik kalau setia sama pasangan.


Kartu Kredit vs. Uang Tunai
Cash or Credit?
Selama ini orang bilang kalau mengandalkan kartu kredit untuk belanja, bisa bikin kita boros. Tapi jangan salah, Hardrockers, membawa banyak uang tunai sama juga buruknya. Karena uang tunai akan memberikan kesan atau perasaan kalau kita punya uang yang lebih, dan karena itu keinginan kita untuk belanja juga semakin besar. Ada baiknya kita bawa uang tunai secukupnya, sisanya tinggalkan aja di rumah. Menghindari terlalu sering memakai kartu kredit perlu tetap dilakukan, tapi yang paling penting adalah membuat budget tentang kapan harus membayar secara tunai, kapan memakai kartu kredit. Dengan manajemen keuangan yang baik, kita nggak perlu takut lagi bangkrut atau takut nggak punya duit pas tanggal tua seperti sekarang ini. Yang masih bermasalah dengan tanggal tua, coba diinget lagi. Apakah kita memang orang yang boros dan nggak bisa ngatur duit, atau pasangan kita terlalu doyan duit?



Saturday, November 24, 2012

All About Scorpio

Ehem... Sudah lama nggak ngeblog. Jadi gini nih, kebetulan saya lagi nggak punya banyak waktu buat nulis dan nggak ada ide buat nulis, karena itu, sekarang saya akan posting tulisan tentang zodiak Scorpio (aneh juga karena zodiak saya Virgo). Sebenernya artikel ini untuk majalah diRADIO, tapi karena mundurnya jadwal rilis, isi artikelnya jadi nggak relevan. I don't want what I wrote get wasted, so I post on my blog. Enjoy, punks!



All About Scorpio

Dengan simbol kalajengking, orang yang lahir dengan zodiak Scorpio boleh dibilang cukup tegas dan 'mematikan'. Kebanyakan orang Scorpio juga punya self-defence atau pertahanan diri yang muncul dalam bentuk kesadaran emosional yang kuat. Hal ini membuat orang Scorpio sangat peka pada apa yang dirasakan oleh dirinya sendiri dan orang lain yang ada di sekitarnya.

Scorpio adalah satu-satunya zodiak yang punya 3 unsur binatang. Pertama adalah ujung ekor kalajengking yang dikenal aktif dan beracun. Kedua, kalajengking punya insting untuk menunggu dan bersabar mengamati mangsanya. Hal ini membuat zodiak Scorpio mirip dengan elang, yang terbang tinggi dan punya perspektif padangan luas. Yang ketiga, seorang Scorpio selalu suka damai seperti seekor merpati. Ketiga unsur ini menunjukkan kalau Scorpio bisa berarti metamorfosis. Orang berzodiak Scorpio mengubah rasa posesif yang kadang menyakitkan kedalam keasadaran yang lebih tinggi, berdasarkan pada cinta yang universal.



Moto dari zodiak Scorpio adalah, "Apa yang tersembunyi lebih menarik daripada yang terlihat dengan jelas. Scorpio dikenal sebagai detektif diantara zodiak-zodiak yang lain. Dengan kepribadian yang unik ini, orang berzodiak Scorpio dapat menarik perhatian orang lain. Tapi kadang orang Scorpio terlalu memaksakan jalan pikiran mereka kepada orang lain, yang akhirnya akan menyakitkan kalau paksaan itu ditujukan kepada orang-orang yang mereka cintai.


Elemen Air
Elemen dari zodiak Scorpio adalah air. Secara ilmu astrologi, air melambangkan emosi. Air punya sifat memenuhi ruang, menerobos celah, dan mengalir ke semua arah sampai dia berhenti pada tujuannya. Siklus dari air juga tidak pernah berhenti. Pertama seperti es yang mencair dari gunung dan mengalir ke sungai, lalu ke laut, menguap menjadi hujan dan jatuh lagi ke bumi. Sama seperti perasaan orang berzodiak Scorpio yang mengalir dan di dalamnya selalu ada hubungan antara pengalaman yang terjadi sekarang dengan yang sudah terjadi dulu.

Planet Pluto
Zodiak Scorpio dipengaruhi oleh planet Pluto, yang dijuluki 'Lord of the Underworld'. Walaupun terdengar menakutkan, julukan itu bisa diartikan lain yaitu Pluto melambangkan semua hal yang ada diluar nalar atau logika kita. Pengaruh planet Pluto ini membuat orang berzodiak Scorpio sangat intens dan kuat, terutama untuk hal yang belum atau tidak bisa orang lain pahami.

Kekuatan dan Kelemahan
Orang berzodiak Scorpio punya kekuatan untuk memahami perasaan mereka sendiri. Kelemahan mereka adalah rasa takut akan rahasia mereka yang terbongkar, hal ini biasanya akan membuat orang Scorpio mengisolasi dirinya sendiri dan menjadi tertutup.

Pasangan
Zodiak Scorpio sangat cocok kalau berpasangan dengan Aquarius yang benci dengan kekuasaan. Saat bertemu dengan Scorpio, orang Aquarius akan menemukan pasangan yang juga memahami kebenciannya dengan kekuasaan. Scorpio dan Aquarius juga sama-sama punya gagasan yang kuat tentang dunia tempat mereka hidup dan lebih memilih untuk ada disekitar orang-orang yang punya pemikiran atau pemahaman yang sama dengan mereka. Bedanya, orang Scorpio dikenal sangat emosional, hal ini bisa diatasi oleh Aquarius yang kebanyakan sangat sabar, terutama untuk hubungan cinta. (igo)

Sumber: tarot.com

Saturday, October 13, 2012

It's Samurai Style, Bitch!

Semua orang tahu Gangnam Style, mencoba menari seperti PSY, dan membuat parodi video Gangnam Style. So? Mungkin PSY memang fenomenal, walaupun sebenarya di Korea Selatan sendiri dia posisinya seperti Rhoma Irama, mencoba bertahan untuk tetap eksis. Dafuq with PSY! MIYAVI's came, saw, and rock Indonesia this weekend!

Saya yakin banyak orang Indonesia yang nggak tahu siapa Miyavi, Miyabi lebih dikenal disini. Tapi untuk seorang otaku, Miyavi bukan nama yang asing dan nggak akan dihubung-hubungkan dengan Miyabi. Singkatnya, Miyavi adalah musisi dari Jepang, penyanyi, pemain gitar dengan style slapping yang disebut rock samurai guitar, dan seorang entertainer yang nggak hanya jual muka plastik dan jago menari (bc: boyband bangsat Korea). Kalau pengen tahu lebih lengkap tentang Miyavi, cari aja di Google.

Semalam, tanggal 12 Oktober 2012, Miyavi tampil di perayaan ulang tahun Hard Rock Cafe Bali yang ke-19. Dua hari sebelumnya dia juga tampil di Hard Rock Cafe Jakarta, acara ulang tahun juga, tapi yang ke-20. Acara Hard Rock Cafe 19th Anniversary feat. Miyavi dimulai jam 10 WITA dengan penampilan DJ Funky Gong. Walaupun saya jarang klabing dan nggak begitu suka dengan musik disko, Funky Gong keren juga maennya. Rock rock DJ lah pokoknya.

Jam 11 lebih beberapa menit, saat yang ada di Hard Rock Cafe sudah mulai kegerahan karena pengap penuh sesak, akhirnya Miyavi muncul diatas panggung. Saya nggak perlu bahas dia pakai baju warna, apa celana warna apa, I'm not fashion expert, dude. Miyavi langsung menyapa penonton dengan lagu What's My Name? (Sepertinya amnesia juga nih orang). Sumpah keren, nyet! Hanya dengan seorang drummer, musik Miyavi terdengar seperti satu orkestra lengkap dengan penari telanjangnya! Yep! Just a guitar and a drum! Bahkan Matthew Bellamy butuh bass berefek untuk membuat musik Muse terdengar penuh, Miyavi nggak butuh itu.


Cara dia main gitar aneh, unik, keren! Detailnya seperti apa saya nggak mau cerita, yang jelas dia nggak 'menggenjreng' atau 'memetik' senar gitarnya. Miyavi MENAMPAR senar gitarnya, seolah-olah itu adalah pantat perempuan seksi yang sedang nungging.

Lagu demi lagu dinyanyikan Miyavi, jujur saya hanya mengenali beberapa saja seperti We Love You, Strong, dan (kalau nggak salah) Selfish Love. Saya nggak peduli dia menyanyikan lagu apa, yang saya nikmati adalah musik dan permainan gitarnya yang super duper keren! ..dan err- tampang drummer-nya yang seperti orang ngeden pas buang air besar. But, he's fucking crazy drummer!

Lagu terakhir yang dinyanyikan Miyavi adalah Day 1. Heran banget sama ini lagu. Saat denger di versi studio-nya, kelihatan banget kalau sound Day 1 banyak dibantu DJ dan synthesizer, tapi saat tampil live semalam, nggak ada DJ atau semacamnya yang membantu Miyavi menyanyikan Day 1, hasilnya: PERFETTO! Benar-benar terdengar seperti versi studionya. Setelah Day 1 selesai, Miyavi turun ke panggung, ganti baju dan langsung ENCORE: Are You Ready to Rock!? Aneh juga sih, harusnya lagu ini dinyanyikan di awal, nggak tahunya malah jadi Encore. Mungkin karena lagu ini adalah salah satu lagu yang membuat Miyavi dikenal dunia.

Kesimpulannya, penampilan Miyavi keren. Semalam dan dua malam sebelumnya di Jakarta adalah penampilan pertama Miyavi tampil di Indonesia seumur hidupnya. Mungkin lain kali lebih keren kalau dia tampil di venue yang lebih besar tanpa ornamen gitar raksasa yang mengganggu gerakannya diatas panggung.

Setelah nonton Miyavi semalam, saya semakin termotivasi untuk beli gitar di sini. Saya tahu, sulit sekali untuk meniru cara Miyavi bermain gitar. Tapi tenang, saya nggak berniat menirunya, saya masih bisa memainkan gitar dengan cara lain. Misalnya, dikepruk ke kepala orang-orang sombong yang seolah-olah bisa melakukan semua hal, dan ke kepala orang-orang yang jumawa hanya karena satu prestasi kecil yang bahkan nggak patut untuk disombongkan.

Sekian. Saya masih tampan.

Sunday, October 7, 2012

Kenapa Chelsea FC?

Semalam Chelsea 'ngemut' Norwich City 4 - 1 di Stamford Bridge. Sama seperti True Blue lain, tentu hasil ini membahagiakan, rasanya seperti Samsul Bachri yang akhirnya bisa menikahi Siti Nurbaya. Untuk orang-orang yang dekat atau kenal dengan saya, pasti tahu kalau saya adalah fans tim sepakbola London itu. Nah, sekarang saya mau cerita tentang asal muasal kenapa saya ngefans dengan tim sepakbola berlambang singa ini. Penting nggak penting, buat saya sih penting. :p

Berawal dari keluarga. Semua anggota keluarga saya mulai dari kakek, bapak, paman, sampai keponakan-keponakan saya yang laki-laki adalah orang yang gila bola. Saat masih berumur 7 tahun, waktu itu kalau nggak salah masih kelas dua SD, saya diajak ke Surabaya oleh bapak saya. Nggak sengaja disana, saya nonton pertandingan final Piala Dunia 1994, waktu itu Brasil yang menang. Saya ingat banget dengan selebrasi gol Romario yang ala-ala menggendong bayi. Besoknya begitu pulang ke kampung halaman, pas main bola plastik, saya bergaya ala Romario setelah mencetak gol. Hehuehuehue... Dari kecil saya memang suka main sepakbola, bukan bola doang, ada sepaknya.

Saat kelas 4 SD, saya sudah menjadi bagian timnas senior SDN Rejowinangun II, dan saya yang paling kecil. Waktu itu tim SD saya main di turnamen sepakbola SD se-kecamatan Kademangan, acara 17 Agustusan, dan kalah di pertandingan pertama. Namanya juga anak-anak, waktu itu saya sedih sampai nangis. Tahu saya seperti itu, mungkin bapak saya yang masih sayang sama saya (sampai sekarang pun sebenarya juga sih), membelikan saya dua kostum bola sebagai hadiah, atau untuk hiburan lah, supaya saya nggak nangis lagi. Saat itulah, dua kostum bola yang saya miliki adalah satu milik Chelsea FC, satu lagi milik SS. Lazio. Dari saat itu saya mulai kenal dengan sepakbola Italia, mulai membaca tabloid Bola yang jadi langganan bapak, dan mulai ikut nonton pertandingan bola malem-malem.

Kostum Chelsea FC yang pertama kali saya miliki masih ber-sponsor AUTOGLASS. Gianfranco Zola menjadi pemain idola saya saat itu.
Wujud kostum Chelsea FC yang pertama kali saya miliki.
Saat itu, walaupun saya nggak tahu seperti apa permainan Chelsea, siapa pelatihnya, apa nama stadionnya, saya langsung nge-fans. Alasannya, karena saya punya kostum Chelsea. Namanya juga anak-anak...

Dari saat itu, setiap kali ada pertandingan Chelsea melawan tim manapun, bapak selalu membangunkan saya di malam hari untuk diajak nonton bareng. Beberapa pemain yang saya ingat saat itu adalah Dennise Wise (Kapten nih), Gianfranco Zola, Dan Petrescu, Roberto Di Matteo (sekarang pelatih nih orang, di Chelsea pula), Ed De Goey, Gianlucca Vialli, Tore Andre-Flo, dan siapa lagi saya lupa. Perlu dicatat, Chelsea bukan tim yang begitu hebat saat itu. Semua teman-teman masa kecil saya lebih suka David Beckham dan Eric Cantona (Manchester United), atau Gabriel Batistuta (Fiorentina).

Karena itu, kalau ada yang bilang saya suka Chelsea setelah diakuisisi Roman Abramovich dan dilatih Jose Mourinho... Hey, wake up, Dude! I'm a true blue since 1997! Kedatangan Roman Abramovich dengan duitnya dan Mourinho dengan kecerdasannya adalah hadiah untuk kami yang menjadi fans Chelsea dari jaman Zola dan Ruud Gullit.

Ada sejarah yang cukup panjang kenapa saya suka Chelsea FC, saya bukan fans dadakan seperti kebanyakan fans Manchester City sekarang, hehehe... Dari jaman Frank Lampard bukan siapa-siapa sampai dia jadi legenda, dari saat Gianfranco Zola masih jaya sampai dia tua. Sekarang, walaupun mainnya kadang angin-anginan, dan orang bilang Chelsea jadi Juara Liga Champions 2012 cuma keberuntungan, Chelsea FC tetap Chelsea FC! So, stay away you MENCRETERS fans! Lihat apa yang akan dilakukan Eden Hazard, Oscar, Juan Mata, Marko Marin, David Luiz, Lucas Piazon, Josh McEachran, Romelo Lukaku, dan Oriol Romeu di masa depan!

Blue is the colour, football is the game, we're all together and winning is our aim... So cheer us on through the sun and rain, 'cuz Chelsea, Chelsea is our name!

Keep the Blue Flag Flying High!

Monday, September 24, 2012

Innocent of Muslims. Ha?

Sebenarnya sudah agak terlambat untuk menulis tentang film 'Innocent of Muslims' yang (katanya) kontroversial. Tapi tak apalah, gatel juga pengen nulis tentang ini... Ya, walaupun saya yakin kualitas tulisan saya nanti pasti gitu-gitu aja... Nggak apa, baca aja dulu. -__-

Pertama, saya belum pernah nonton filmnya, sekalipun bisa dilihat di YouTube. Katanya (lagi), film ini dianggap melecehkan Nabi Muhammad, SAW... Errrr- setahu saya (ilmu agama saya nggak terlalu dalam), sebagai seorang muslim, saya nggak boleh menggambarkan sosok Nabi Muhammad secara visual, entah itu gambar atau video. Mungkin aturan ini nggak berlaku untuk orang yang beragama Kristen, Hindu, Budha, Kong Hu Cu, dan sebagainya. Jadi kalau orang yang nggak beragama Islam, menurut saya nggak masalah untuk bikin film ini. Toh, kalau dosa mereka sendiri yang menanggung, bukan kita (umat muslim).

Kedua, kembali kepada diri masing-masing. Sebagai orang yang (mengaku/semoga) cerdas, sebagai muslim yang bisa berpikir, kenapa harus kita ributkan? Allah itu maha tahu! Tanpa kita menghakimi, marah-marah, bakar ini-itu, atau bahkan membunuh orang yang (dianggap) bagian dari pembuat film itu, Allah pasti akan memberikan hukuman yang setimpal! Yakin dah! Mengutip satu twit dari DJ Echa (@echa1945mf):

"ga guna boikot youtube and google segala lah , kalo merasa cinta ma rosul ya jadi muslim yang baik dan berguna aja,dont be an idiot."

Saya setuju dengan twit itu. Mari kita jadi muslim yang cerdas. Saat ada orang yang kita anggap menjelek-jelekkan Nabi Muhammad, jangan dibalas dengan kekerasan... Tiru muslim di Inggris. Mereka justru menjual buku-buku yang berisi tentang Nabi Muhammad dan semua kebaikannya. Tujuannya jelas: Membantah semua hal yang ada di film itu dengan cara cerdas! Dengan membaca buku-buku itu, pengetahuan orang (bahkan yang nggak beragama Islam) tentang Nabi Muhammad akan lebih banyak, sehingga dengan sendirinya mereka tahu kalau Nabi Muhammad nggak seperti yang ada di dalam gambaran film itu. Ya, walaupun saya sendiri nggak pernah nonton filmnya.

Cara cerdas yang lain adalah, pasang foto profil atau avatar Twitter yang menunjukkan cinta kita kepada Rosul, Nabi Muhammad. Nggak perlu dengan acara bakar-bakaran, rusak-merusak, atau boikot-memboikot. Sudahlah... Allah nggak pernah tidur. Bukan kita yang berhak menghakimi benar atau salah, kita bukan Tuhan!

Bukankah lebih baik kalau kita semakin belajar tentang agama Islam lebih dalam? Mempertebal iman dan yakin kalau yang berhak menentukan benar atau salah adalah Allah.

Saya beragama Islam, mencintai Allah dan Nabi Muhammad SAW, selalu berusaha menjalankan apa yang harus saya jalankan sebagai orang Islam. Setahu saya, Islam nggak mengajarkan kekerasan. Ada satu ungkapan klise: Semua kembali pada-Nya. Ya. Termasuk masalah film 'Innocent of Muslims'. Serahkan semua pada-Nya.

Sunday, September 16, 2012

Tentang Kumis

Setiap manusia ditakdirkan punya kumis, nggak peduli laki-laki atau perempuan. Bapakku berkumis, Mbah Kakung juga berkumis, bahkan Ibuku juga punya kumis walaupun tipis. Saya tentu saja juga berkumis, kumis yang manis. Saya lupa kapan awal mulanya kumis ini tumbuh.

Dulu, saat pertama kali kumis ini terlihat, kalau nggak salah saat SMP, saya bingung sekali. Muka saya terlihat lebih tua, seperti bapak tukang becak yang selalu saya sapa saat nunggu bus buat pergi ke sekolah. Lupa namanya, yang jelas bapak tukang becak itu baik hati, pernah bantu saya waktu nggak punya duit buat mengambil sepeda di penitipan, duit saya hilang waktu itu.

Oke, kembali ke kumis. Laki-laki punya kumis itu wajar, tetapi kalau perempuan punya kumis (yang kelihatan jelas) mungkin agak aneh. Setiap kali melihat perempuan yang kumisnya terlihat sedikit jelas pikiran saya selalu sama: orang ini nafsunya diatas ranjang gedhe! Ternyata nggak juga. Darimana saya tahu? Dari banyak hal, mungkin termasuk dari kamu yang baca tulisan ini. :p

Saya menemukan beberapa fakta menarik tentang kumis dari situs ini. Jadi akan saya bagi apa yang saya baca.
  • Sebagian besar perempuan lebih tertarik kepada laki-laki berkumis, nggak peduli itu tebal atau tipis. Contohnya Inul Daratista, muka suaminya kumis semua.
  • Kumis akan membuat kita (merasa) cerdas. Lihat saja Albert Einstein.
  • Laki-laki berkumis akan menyentuh kumisnya rata-rata 760 kali dalam satu hari.
  • Tahun 1988 ada survey yang dilakukan pada 100.000 perempuan (asli, bukan jadi-jadian) menemukan 68 persen diantara mereka mengaku kalau laki-laki berkumis lebih ganas diatas ranjang.
Berdasarkan fakta-fakta diatas, saya semakin yakin, saya akan membiarkan kumis ini tumbuh subur. Nggak akan saya biarkan tebal seperti punya suaminya Inul. Biar saja tetap tipis-tipis manis seperti ini.

Salam super! Mie!

Monday, September 10, 2012

Nina

Dua hari lalu, sesaat sebelum Maghrib, kepulan-kepulan asap truk DKP dan baunya, meninggalkanku terdiam diatas motor satu-satunya yang aku punya. Samar aku lihat Nina membuka pagar rumahnya tanpa menoleh sedikitpun. Kalau tidak salah hitung, momen seperti itu sudah berulang satu bulan lebih.

Tepatnya kapan, aku lupa. Tapi perempuan bernama Nina itu benar-benar membuat aku lupa jarak rumahku yang sangat jauh dari rumahnya. Aku menjadi stalker, penguntit lebih tepatnya. Nina, staff admin baru dari kantor sebelah, muncul saat aku baru putus. Atau lebih tepatnya diputus pasangan, untuk pertama kalinya setelah sewindu, oleh perempuan yang menjadi pasangan saya selama setengah windu.
Karena dia, check-log kantor yang biasanya tercetak dengan tinta merah, mendadak hitam. Sampai-sampai HRD kantor memberiku pujian karena rajin, padahal aku hanya ingin melihat Nina setiap pagi setiap memasuki kantornya. Walaupun sekelebat, tanpa dia menoleh sama sekali dan tanpa dia tahu aku memperhatikannya, rasanya tetap saja nikmat. Seperti melihat jus buah segar saat kepanasan dan tersesat di gurun Gobi.

Mendeskripsikan seorang Nina mungkin nggak susah kalau pernah melihat Anne Hathaway. Dengan bentuk tubuh yang nyaris sempurna di mata laki-laki seperti saya, bibirnya yang agak tebal, mata lebar, dan rambut panjang sedikit ikal, membuat Nina terlihat kembar identik dengan Anne Hathaway. Yang beda hanya warna kulitnya. Kulit Nina sangat Indonesia.

Sampai sekarang, untuk menyapa Nina saja belum juga terlaksana. Ada dua kemungkinannya: pertama karena fisik dan kecantikan tidak membuat aku gampang bilang suka atau cinta. Kedua, move on itu tidak segampang yang orang kira. Dua hal itu hanya kemungkinan, karena satu hal yang pasti, satu hari lalu Nina meninggal dunia karena leukimia. Tapi, cerita singkat tentang Nina, masih terekam jelas di dalam kepala.

Besok aku ingin menyapa Nina untuk pertama kalinya, walaupun yang kusapa hanya ukiran nama di batu nisannya.

“Hi, Nina. Aku sudah mengagumimu sejak lama.”

END

Saturday, September 8, 2012

Kutuku (Kumpulan Tuittt Ku) - #Britpop

Tanggal 5 September lalu, hari Rabu kalau nggak salah, saya mendengarkan musik di kost. Apa yang saya dengarkan adalah musik dari dua band britpop paling 'embuh' sedunia - Blur dan Oasis. Nah, dari apa yang saya dengar itu, antara sadar dan enggak, saya nge-twit berkali-kali dengan hashtag #Britpop.

Daripada hilang entah kemana, lebih baik saya rangkum dalam 'Kutuku', Kumpulan Tuittt Ku. Penting nggak penting silakan dibaca. Nggak mau baca = dosa!

  • -Habis denger Blur pindah ke Oasis itu seperti Mike Tyson menggigit leher Evander Holyfield.. Kuping ding! (11:58 PM - 04 Sept 2012)
  • Jadi Britpop itu awalnya adalah 'opposing movement' dari Grunge yg fenomenal di awal 90-an. (12:03 AM - 05 Sept 2012)
  • Yang mengawali 'pergerakan' adalah Suede dan Blur. Baru diikuti oleh Pulp, Oasis, Supergrass, Sleeper, dan Elastica. (12:05 AM - 05 Sept 2012)
  • Yang jadi ciri adalah suara gitar, dengan lirik unik tentang isu2 di Britania saat itu.(12:07 AM - 05 Sept 2012)

  • -Sebagian besar band yang muncul di awal 90-an terinspirasi The Beatles atau The Kinks. (12:09 AM - 05 Sept 2012)
  • Dalam sejarah , yg paling seru tentu rivalitas Blur dan Oasis. (12:10 AM - 05 Sept 2012)
  • Blur dari London dgn background pendidikan tinggi, Oasis dari Manchester dgn background pekerja. #Britpop (12:13 AM - 05 Sept 2012)
  • Rivalitas Blur dan Oasis ini bahkan lebih panas dari Arsenal dan Manchester United. (12:14 AM - 05 Sept 2012)
  • Jadi begitu. Walaupun Oasis dan Blur ini semacam lawan, saya suka keduanya. Biar mereka gulat di telinga saya. (12:16 AM - 05 Sept 2012)
  • Kalau Blur dan Oasis sukses di 90-an, Coldplay yang jadi raja di jaman sekarang. (12:17 AM - 05 Sept 2012)
  • Bands #1: Ash, Blur, Dodgy, Echobelly, Elastica, Gene, Heavy Stereo, Longpips, Marion, Me Me Me, Menswear, My Life Story. (12:20 AM - 05 Sept 2012)
  • Bands #2: Northern Uproar, Oasis, Pulp, Salad, Shed Seven, Sleeper, Suede, Supergrass, These Animal Man, Thurman. (12:22 AM - 05 Sept 2012)
  • Kalau band yang sekarang masih hits ya Coldplay, Snow Patrol, Travis, Stereophonics, Placebo, Noel Gallagher's High Flying Birds.. (12:25 AM - 05 Sept 2012)
  • Ada lagi Beady Eye yg dibentuk Liam Gallagher setelah Oasis bubar, tapi saya lebih suka yang NGHFB. (12:26 AM - 05 Sept 2012)
  • NGHFB = Noel Gallagher's High Flying Birds. (12:27 AM - 05 Sept 2012)
  • Sekian tentang . Penting nggak penting ya harus dibaca, karena anda2 follow saya. :p (12:29 AM - 05 Sept 2012)
Nah, itu dia twit-twit tengah malam saya tentang Britpop. Memang nggak lengkap. Kalau mau lebih lengkap, cari aja keyword 'Britpop' di Google atau Wikipedia. :p

Thursday, August 16, 2012

Puasa di Pulau Dewata: Tiga (Bubar)

Ini adalah tulisan lanjutan dari artikel sebelumnya. Bisa dilihat dari judulnya. Ibarat film, tulisan saya tentang 'Puasa di Pulau Dewata' adalah trilogi garing yang (rasanya) ingin secepatnya diakhiri. Nggak banyak waktu juga buat nulis. Maklum, eksekutip muda - super sibuk!

Oke - lanjut ke seri terakhir tulisan bersambung saya. Hari ini adalah hari terakhir saya di Bali sebelum mudik, dan hari ini adalah hari ke-27 bulan Ramadhan (kalau saya nggak salah hitung). Banyak hal parah yang terjadi setelah tulisan terakhir saya disini.

Dalam beberapa hari terakhir saya nggak pernah puasa! Jujur! Jangan ditiru! Bukan apa-apa, dan saya nggak mau membuat alasan juga sebenarnya, tapi selama 27 hari ini, hanya 3 kali saya makan sahur, sisanya *tiiiiiiiiiiiiiiittttt

Kesimpulannya adalah: Puasa di Bali nggak jauh berbeda dengan puasa di Blitar. Sama-sama harus menahan lapar, haus, dan hawa nafsu dari Imsak sampai Maghrib. (end)

Wednesday, August 8, 2012

Dibalik Pria Sukses...

Ada apa saja dibalik seorang pria yang sukses? Apa rahasia pria tersebut bisa menjadi sukses? Apa kegiatan rahasia yang dilakukan pria-pria setelah sukses? Dan apa juga fenomena lainnya yang terjadi ketika seorang pria jadi sukses?

Silakan disimak dengan santai dan ringan, sebagian untuk merenung, sebagian untuk tersenyum.
  1. Dibalik pria sukses, ada wanita yang hebat dan sabar.
  2. Dibalik pria sukses, ada wanita yang dia cintai dan sayangi sepenuh hati.
  3. Dibalik pria sukses, ada wanita yang suka mengalah dan menyisipkan ide seolah-olah hasil pikiran sang pria.
  4. Dibalik pria sukses, ada wanita yang rajin mendoakannya.
  5. Dibalik pria sukses, ada ambisi untuk menyenangkan dan membahagiakan hati Ibunya.
  6. Dibalik pria sukses, ada ayah yang sok cool dan ga peduli padahal sangat bangga di dalam hati.
  7. Dibalik pria sukses, ada wanita yang suka belanja.
  8. Dibalik pria sukses, ada setidaknya tiga jenis pembukuan perusahaan.
  9. Dibalik pria sukses, ada mental breakdown dan tangisan yang hanya diketahui oleh sang wanita.
  10. Dibalik pria sukses, ada banyak orang yang black campaigning dan ngomongin di belakang.
  11. Dibalik pria sukses, ada wanitanya yang kesepian dan anak-anak yang tidak mengenal figur sang ayah.
  12. Dibalik pria sukses, ada wanita yang ketar-ketir takut ditinggalkan.
  13. Dibalik pria sukses, ada calon mertua yang ngebet dan memaksa-maksa anak gadisnya untuk segera menikah.
  14. Dibalik pria sukses, ada banyak tuntutan sepihak dari wanita-wanita yang mengaku pernah dihamili.
  15. Dibalik pria sukses, ada wanita simpanan.
  16. Dibalik pria sukses, ada wanita-wanita yang caper.
  17. Dibalik pria sukses, ada banyak wanita yang menggerayanginya dengan bantuan pelet dan susuk.
  18. Dibalik pria sukses, ada wanita-wanita yang nyinyir dan sirik dengan kekasih/istrinya.
  19. Dibalik pria sukses, ada wanita-wanita sosialita dan pencinta harta.
  20. Dibalik pria sukses, ada wanitanya yang terlantar dan kesepian.
  21. Dibalik pria sukses, ada banyak tagihan rahasia kartu kredit untuk pijat, karaoke, dan entertainment lainnya.
  22. Dibalik pria sukses, ada wanita-wanita yang mencintainya.. dan mereka saling tidak mengetahui satu sama lain.
  23. Dibalik pria sukses, ada wanita yang menyangka dirinyalah yang membuat sang pria jadi sukses.
  24. Dibalik pria sukses, ada mantan pacar yang nyesel senyesel-nyeselnya.
(sumber: hitmansystem)


Monday, July 30, 2012

Puasa di Pulau Dewata: Dua

Hi, Bro. Hi, Sis.

Seperti yang saya tulis di artikel sebelumnya, (kalau ada waktu) saya akan menulis tentang pengalaman pertama melewati bulan Ramadhan di pulau Bali. Sebenarnya saat menulis ini, waktu saya juga nggak banyak-banyak amat, karena ini jam kerja. Rehat sebentar lah, nge-game terus bosen... #eh


Oke. Jadi begini. Kalau nggak salah hitung, hari ini (30 Juli 2012) adalah hari kesembilan saya menjalankan puasa Ramadhan. Hebatnya, nggak ada yang bolong! Heuheuheu. Inget dulu pas masih di Jawa, setannya lebih ganas, lihat es degan langsung ngajak 'mokel'. Nggak tahu kenapa, mungkin karena beda setan atau karena saya sibuk kerja, gangguan atau godaan utama saat puasa di Bali bukan makanan atau minuman, tapi 'pemandangan' alam dan 'sekitarnya'. Bu Ustadzah bilang sih mata jelalatan bisa membatalkan puasa. Nggak tahu, apa mata saya jelalatan atau sekedar berolahraga ringan.

Warung sate langganan buka Puasa. :)
Satu hal yang membuat sedih adalah, saya hanya Shalat Tarawih di hari pertama. Bukan karena jauh dari Musholla atau apa, tapi karena selalu kekenyangan setelah buka puasa. Astaghfirullah... Semoga saya lekas disadarkan.


Berbeda dengan di Blitar (atau di kota lain di Jawa Timur), nggak ada pasar dadakan yang khusus jual takjil. Tapi, ada banyak pedagang dadakan yang jualan takjil, dan tempat mereka jualan agak berjauhan, jadi nggak bisa disebut pasar. Yang lebih edan lagi, nggak ada warung makanan yang tutup di siang hari. Semua buka, blak-blakan, orang-orang makan, minum, bayar di kasir warung, semua terlihat jelas! Tapi inilah tantangannya menjalankan puasa Ramadhan di tempat dimana muslim adalah minoritas.

Satu hal yang membuat saya senang adalah adzan. Kalau diluar bulan Ramadhan, jarang sekali saya mendengar suara adzan kalau nggak pas lewat depan masjid (dan pas adzan). Selain itu, musholla tempat saya shalat Tarawih setiap malamnya selalu ada orang yang baca atau khataman Al-Quran, walaupun nggak pake toak atau pengeras suara.

Kesimpulan di 10 hari pertama adalah: HEBAT. Toleransi beragama disini (Bali), menurut saya, adalah yang paling baik dibandingkan tempat lain di Indonesia. :)

Thursday, July 19, 2012

Puasa Di Pulau Dewata

Wew... Baru sadar kalau blog ini sudah terbengkalai selama 2 bulan lebih. -__-

Okay. Mari mulai menulis lagi. Pertama yang ingin saya tulis adalah waktu. Ya, waktu saya menulis ini, orang-orang di luar sana sedang bingung (seperti biasa) menentukan kapan tanggal 1 Ramadhan. Tahun ini, ada yang bilang tanggal 1 Ramadhan adalah 20 Juli, ada lagi yang bilang tanggal 21 Juli. Menurut jadwal Imsakiyah yang saya dapat dari Masjid Al-Irsyad, Kabupaten Badung, Bali, tanggal 1 Ramadhan adalah hari Sabtu tanggal 21 Juli 2012. Saya mengikutinya. Nggak peduli mereka Nahdlatul Ulama (NU) atau Muhammadiyah, karena buat saya Islam hanya satu: I S L A M.

Tahun ini adalah pertama kalinya saya ada di luar Kota kelahiran saya saat bulan Ramadhan. Kalau dulunya selalu ada di Balitar, sekarang saya ada di Bali. Beda tipis. BALItar dan BALI. Seperti yang kita tahu, mayoritas warga Bali beragama Hindu, tentunya suasana Ramadhan di Bali akan berbeda sekali dengan di Blitar. Mungkin saya nggak akan mendengar suara orang ronda setiap menjelang sahur. Mungkin nggak ada suara petasan setiap jam ngabuburit. Mungkin juga saya nggak akan mendengar sayup-sayup orang baca Al-Quran di malam hari. Tapi, Bali adalah surga. Termasuk untuk orang yang mendambakan kerukunan umat beragama seperti saya. Toleransi beragama di Bali sangat tinggi. Nggak jarang Pecalang (Polisi adat Bali) mengamankan orang-orang muslim yang beribadah di Masjid. Nice. Bali adalah Bhinekka Tunggal Ika Indonesia yang sebenarnya. :)

Saya belum tahu seperti apa nantinya Bulan Ramadhan disini. Yang jelas, ada beberapa kebiasaan menjelang Ramadhan yang saya temukan di sini, sama dengan apa yang biasanya saya lakukan di Blitar yaitu 'nyekar'. Siang tadi, bersama teman-teman kantor, saya nyekar ke makam seorang teman dan orang tua teman kantor saya yang kebetulan juga muslim. Tempat nyekar ada di pemakaman muslim di daerah Sidakarya, Denpasar. Walaupun nggak seramai pemakaman di Jawa, suasana pemakaman (muslim) di Bali menjelang Ramadhan sedikit mengingatkan saya dengan kampung halaman. Satu hal yang sangat berbeda, tanah pemakaman di sini memakai sistem sewa. Jadi, kalau ada saudara atau keluarga kita yang meninggal, kita harus bayar sewa tanah untuk makam. Kalau nggak salah 300 ribu rupiah per keluarga untuk sewa tanah pemakaman selama dua tahun.
Nyekar di pemakaman muslim Sidakarya, Denpasar
Dari cerita yang saya dengar, di sini juga ada kebiasaan ngabuburit, yang nggak kalah ramai dengan suasana ngabuburit di Jalan Merdeka Kota Blitar. Seperti apa jelasnya saya belum tahu. Semoga nanti tiap seminggu sekali saya bisa ceritakan lewat blog ini, bagaimana suasana Ramadhan di Bali. Marhaban Yaa Ramadhan. Selamat berpuasa. :)

Saturday, May 19, 2012

Sang Tampan Berbagi Pengalaman

Halo permbaca setia blog saya selalu saya cintai dan saya sayangi. Sudah lama saya nggak nulis di blog ini. Semacam terbengkalai. Maklum, sudah punya calon istri... #ihui

Walaupun udah lama nggak nulis di blog, saya tetep tampan kok.

Oke, kali ini saya akan menulis sesuatu yang serius: tentang wawancara kerja. Jangan salah, wawancara kerja itu (walaupun nggak seberat wawancara dengan camer) adalah tahap yang paling menentukan untuk mendapat pekerjaan (ini dimana nyambungnya?). Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum wawancara kerja (bahasa kerennya 'interview'), seperti dibawah ini:

1. Pastikan kita sudah tahu tempat wawancara. Saya sarankan beberapa hari sebelum wawancara, kita sudah tahu tempatnya. Kalau perlu survei dulu. Jangan sampai saat hari wawancara kita telat gara-gara nyasar. Nggak lucu kalau seharusnya datang wawancara di kantor pusat kita justru wawancara dengan tukang parkir karena bingung dimana kantornya (pengalaman pribadi.. #uhukk)

2. Perhatikan pakaian kita saat wawancara. Kalau pihak perusahaan nggak memberitahu harus memakai pakaian seperti apa, pakailah pakaian yang formal, bersih, dan rapi. Jangan pakai sarung, kemeja, kopyah, dan sandal jepit, nanti dikira mau kenduri.

3. Baca kembali dokumen untuk lamaran seperti surat lamaran, CV, dan surat panggilan wawancara (kalau ada). Jangan lupa untuk membawa dokumen-dokumen itu dan peralatan tulis. Jangan bawa peralatan masak dan bumbu dapur. Kita akan wawancara, bukan jualan nasi goreng.

4. Persiapkan diri dengan jawaban dari pertanyaan yang kira-kira akan ditanyakan saat wawancara. Ada baiknya kalau kita berlatih dulu. Minta tolong emak atau bapak jadi pelatih. Jangan minta tolong Rahmad Darmawan. Dia pelatih bola, bukan tukang wawancara (tukang?).

5. Sebelum berangkat wawancara, berdoalah menurut keyakinan masing-masing. Minta doa restu kepada kedua orang tua. Kalau perlu minta doa restu ke tetangga se-RT. Siapa tahu ada yang tersentuh hatinya dan memberi uang saku.

6. Usahakan datang setengah jam lebih awal. Lebih baik lagi kalau sekalian bantu OB perusahaan bersih-bersih sebelum jam wawancara. Bisa jadi nilai plus.

7. Sapa satpam atau resepsionis yang kita temui di perusahaan tempat wawancara dengan sopan dan ramah. Senyum. Jangan sampai diusir gara-gara dikira debt collector.
WARNING! Gambar ini nggak ada hubungannya dengan artikel

8. Kalau harus mengisi formulir calon karyawan, isilah dengan benar, jujur, bersih, dan rapi. Jangan pakai alamat palsu, nanti disuruh bayar royalti ke Ayu Ting Ting.

9. Ucapkan salam (selamat pagi/siang/sore/malam) pada pewawancara. Kalau harus berjabat tangan dulu, jabatlah dengan erat dan mantap. Nggak perlu cium tangan, kita mau wawancara, bukan berangkat sekolah.

10. Tetaplah berdiri sampai kita dipersilahkan untuk duduk. Kalau pewawancaranya lupa, ya derita loe... Duduklah dengan posisi tegak dan seimbang. Jangan berdiri diatas kursi, nanti dikira badut sirkus.

11. Ingat nama pewawancara dengan baik. Mengingat nama lawan bicara itu penting, lebih penting daripada mengingat utang.

12. Lakukan kontak mata dengan pewawancara. Nggak perlu kontak fisik. Kalaupun harus kontak fisik, pastikan badannya si pewawancara nggak segede Mike Tyson (kalau laki-laki) dan nggak sebohai Aura Kasih (kalau perempuan). Bisa fatal akibatnya.

13. Tetap fokus pada pertanyaan yang diajukan pewawancara. Jangan fokus ke hal lain, misalnya belahan dada pewawancara (kalau punya dada).

14. Tunjukkan antusiasme dan ketertarikan pada jabatan yang kita lamar ke perusahaan itu. Jangan kelihatan malas, lesu, dan nggak bertenaga, nanti dikira mau berobat.

15. Pakai bahasa yang formal, bukan prokem atau bahasa gaul, apalagi bahasa banci? Nggak banget cyiiiin.....! #eh

16. Katakan hal-hal positif yang pernah kita raih. Yang penting bukan positif hamil atau positif menghamili (kecuali kalau sudah menikah).

17. Tunjukkan energi dan rasa percaya diri yang tinggi, tapi jangan berlebihan dan terkesan sombong atau takabur. Nggak perlu ngomong yang tinggi-tinggi, yang tengu-tengu saja.

18. Bicara dengan cukup keras dan lantang supaya suara kita terdengar jelas oleh pewawancara. Kalau bisik-bisik nanti dikira bergosip. Kalau terlalu lantang, nanti dikira komandan upacara.

19. Ajukan beberapa pertanyaan bermutu seputar calon pekerjaan kita di perusahaan itu dan bisnis perusahaan secara umum. Jangan tanya nomer bra pewawancara (kalau perempuan). Cukup dengan dilihat saya bisa tahu ukurannya. Nggak perlu diraba juga... #eh

20. Tanyakan apa yang harus kita lakukan setelah wawancara. Berapa lama kita harus menunggu hasil dari wawancara dan sebagainya. Kalau perlu tanya nomer HP/PIN pewawancara (kalau bening dan kalau berani).

21. Jangan lupa mengucapkan terimakasih kepada pewawancara atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada kita. Seburuk-buruknya orang, nggak ada yang lebih buruk daripada orang yang nggak tahu cara berterimakasih.

Sekian dan terimakasih sudah membaca tulisan ini. Semoga bermanfaat dunia akherat. Amin.
Powered By Blogger